laput-hl-16-2

Wadah Para Sukarelawan Informasi Sebagai Agen Perubahan Pembangunan Masyarakat Yang Berkualitas

laput-hl-16-2Era globalisasi meningkatkan teknologi informasi berkembang pesat sehingga memaksa masyarakat untuk siap menghadapi perkembangan tersebut. Hal itu perlu kecerdasan masyarakat agar informasi tersebut bermanfaat. Seperti beberapa masyarakat Cibinong yang dengan senang hati menjadi sukarelawan informasi, dengan membentuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) ALFA.

KIM ALFA berperan sebagai tempat masyarakat untuk memperoleh dan menyalurkan informasi dari sumber yang terpercaya. Sehingga dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi yang bermanfaat guna meningkatakan kesejahteraan, kecerdasan dan Kualitas SDM, meningkatkan perekonomian serta mendukung keberhasilan pembangunan Kabupaten Bogor.

laput-hl-16-1Ketua KIM ALFA, M. Topik Hidayatullah menuturkan, KIM ALFA berdiri sejak tahun 1999 dimana KIM tersebut terbentuk dari kepedulian dan sukarelawan para anggota. Tujuannya bagaimana kehadiran mereka bisa bermanfaat untuk masyarakat luas agar perkembangan teknologi informasi yang berkembang ini bisa berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bogor.

“Awalnya cara penyebaran informasi yang kami lakukan berupa lembaran-lembaran brosur yang kita bagikan ke masjid setiap hari jumat sebelum melaksanakan shalat jumat. Tujuan kami sebetulnya sederhana bermanfaat untuk orang lain, dan informasi yang kami sebarkan bisa menjadi solusi bagi setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat,” tegas Topik.

Topik menambahkan, seiring berjalannya waktu informasi tidak hanya dilakukan secara manual saja, saat ini telah dilakukan secara modern melalui WA, Facebook, Blog, BBM, dan lainnya. Bahkan kini telah menyentuh ke kalangan profesional seperti guru, kenapa guru karena guru merupakan corong yang paling efektif sebagai kepanjangan tangan KIM dalam hal penyebarluasan informasi dari para siswa hingga ke seluruh masyarakat luas.

“Kami bergerak secara sukarelawan, informasi yang kami berikan mulai dari masalah bisnis ekonomi, kesehatan, tentang ilmu agama, pengelolaan uang yang baik, hingga konseling masalah pribadi. KIM yang ideal adalah dengan sistem sukarelawan dan bisa berdiri sendiri dan tidak ketergantungan terhadap seseorang, andaipun ada bantuan kita berupaya mengelola dana tersebut agar bantuan yang diberikan bisa berputar dan menghasilkan lebih besar lagi. Sehingga kita tidak ketergantungan, memang KIM harus seperti itu,” tuturnya.

Kegiatan rutin yang KIM ALFA lakukan kata Topik menjelaskan, salah satunya dengan mengajak dan membina para yatim piatu agar mereka bisa mandiri tanpa ketergantungan kepada siapapun. “Kami ajarkan bagaimana mereka bisa melakukan usaha atau bisnis, mulai dari mengelola hingga pemasaran. Kami ingin mereka bisa memiliki masa depan lebih baik meskipun hidup tanpa orang tua, kami bekali sejak dini, kami sekolahkan supaya ketika dewasa nanti mereka siap bersaing diberbagai bidang dengan masyarakat luas,” imbuhnya. (Dewi)

Share To :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *