Fungsi, Tugas dan Peran KIM

FUNGSI, TUGAS DAN PERAN KIM

  1. Fungsi Kelompok Informasi Masyarakat terdiri dari:
  1. Sebagai wahana informasi antar-anggota KIM, dari KIM kepada pemerintah dan dari pemerintah kepada masyarakat.
  2. Sebagai mitra dialog dengan pemerintah dalam merumuskan kebijakan public.
  3. Sarana peningkatan literasi anggota KIM dan masyarakat di bidang informasi dan media massa.
  4. Sebagai lembaga yang memiliki nilai ekonomi.
  1. Tugas KIM Terdiri dari:
    1. Mewujudkan masyarakat yang aktif, peduli, peka dan memahami informasi.
    2. Memberdayakan masyarakat melalui diskusi antar anggota, sehingga dapat memilah dan memilih informasi yang dibutuhkan bagi kepentingan pribadi, kelompok, masyarakat dan bangsa.
    3. Mewujudkan jaringan informasi serta media komunikasi dan arah antar-kelompok/masyarakat maupun dengan pihak lainnya (pemerintah), sehingga tercipta kerjasama, kebersamaan, kesamaan dan persatuan bangsa.
  1. Peran KIM Terdiri dari :
  2. Memanage Informasi, yaitu mencari, mengumpulkan, mengelola dan mendesiminasikan informasi kepada masyarakat sesuai dengan kebutuhannya ;
  3. Mediasi Informasi, yaitu menjembatani arus informasi antar anggota masyarakat, antara masyarakat dengan pemerintah ;
  4. Mengedukasi Insan Informasi, yaitu meningkatkan sumber daya masyarakat di bidang informasi, agar memiliki kecerdasan dalam menerima terpaan arus informasi ;

Aktivitas pokok KIM adalah ADINDA meliputi:

  1. Akses informasi, yaitu melakukan aktifitas untuk mengakses informasi dari berbagai sumber, baik sumber langsung maupun tidak langsung.
  2. Diskusi, yaitu setelah mengakses informasi kemudian dilakukan diskusi, tukar menukar informasi dan pecahkan masalah.
  3. Implementasi, yaitu tahapan yang sebelumya diputuskan akan menerapkan dan mendayagunakan pengetahuan atau informasi yang diperoleh.
  4. Networking, yaitu jaringan kellembagaan yang merupakan hubungan dengan kelompok/lembaga/instansi teratur dalam rangka tukar menukar informasi dan pengalaman dalam mendayagunakan informasi
  5. Diseminasi informasi, yaitu menyebarluaskan informasi dilakukan bila informasi itu sudah diolah kemudian disebarluaskan informasi ke lingkungan sekitar.
  6. Aspirasi, yaitu serap dan salurkan aspirasi masyarakat

Kedudukan Dan Sifat terdiri dari:

  1. Setiap kelompok sosial dapat membentuk KIM mulai dari tingkat RT/RW, Desa sampai organisasi-organisasi yang ada dalam masyarakat.
  2. Bersifat mandiri (bebas, tidak terkait dengan kepentingan politik apapun) dan swadaya.
  3. Dana operasional dan kesejahteraan anggota KIM diperoleh dari kegiatan usaha yang dibangunnya.
  4. KIM bersifat non partisan atau tidak terkait dengan partai atau kepentingan apapun
  5. Untuk mencukupi dana atau operasional serta kesejahteraan anggota KIM dapat melakukan kegiatan usaha melalui unit-unit usaha yang dibangunnya
  6. Kim yang sudah terbentuk memerlukan pengakuan/pengukuhan dari masyarakat dan lembaga pemerintah, dari tingkat desa/kelurahan/kecamatan/kabupaten/kota/provinsi.
  7. Kim dapat membentuk pusat/warung informasi sebagai tempat dimana masyarakat dapat mengetahui dan memperoleh informasi yang diperlukan.
  8. Pusat informasi harus memiliki basis data (tulisan tangan ataupun disusun dengan teknologi informasi).
  9. Kim dapat mengembangkan diri sebagai komunitas pengguna atau pengelola layanan informasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK), antara lain menggunakan jaringan internet.

Hubungan Kelembagaan KIM

  1. KIM tidak memiliki hubungan hirarki dengan pemerintah
  2. KIM memiliki hubungan kesetaraan dengan media informasi lainnya dalam memberikan layan informasi kepada masyarakat
  3. KIM sebagai mitra kerja pemerintah dalam melaksanakan pembangunan seluruh masyarakat.