Perkembangan KIM di Kab. Bogor

Perkembangan KIM di Kabupaten Bogor

Sejak disahkannya Permen Kominfo RI No 08/PER/M.KOMINFO/6/2010, tentang Peddoman Pengembangan dan Pemberdayaan Lembaga Komunikasi Sosial. Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Bogor mulai membentuk dan mengembangkan Kelompok Informasi masyarakat. Bahkan saat ini jumlahnya terus mengalami peningkatan, berdasarkan data yang dihimpun kini di Kabupaten Bogor terdapat 142 KIM yang tersebar di beberapa Kecamatan di Kabupaten Bogor, dan termasuk peringkat dua Se-Indonesia kategori Kabupaten yang memiliki KIM antara 100-199 kelompok.

142 KIM ini memiliki peran strategis dalam upaya menjawab berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat Kabupaten Bogor. Karena  KIM  sebagai  komunitas  masyarakat  informasi  yang tumbuh dan berkembang di tengah – tengah kehidupan masyarakat khususnya di Kabupaten Bogor merupakan masyarakat sadar informasi, yang diharapkan bisa menjadi fasilitator untuk menjembatani kesenjangan komunikasi dan informasi yang terjadi antara pemerintah dengan masyarakat atau sebaliknya antara masyarakat dan pemerintah. Dalam menyampaikan berbagai kebijakan pemerintah maupun berbagai informasi positif yang bermanfaat untuk masyarakat dan pemerintah itu sendiri, berdasarkan aktivitas KIM di bidangnya masing-masing, mulai dari pertanian, pembangunan, peternakan, keagamaan, seni budaya, sosial kemasyarakatan, pusat informasi massa, percetakan, Usaha Kecil Mikro (UMK), pendidikan, lingkungan hidup dan lainnya.

KIM sebagai agen informasi, berperan aktif mendistribusikan informasi yang perlu diketahui oleh masyarakat, sehingga masyarakat dapat melakukan langkah antisipatif yang bermanfataan untuk menopang aktivitas mereka. Adanya KIM diharapkan nantinya sebagai sarana masyarakat untuk memperoleh dan menyalurkan informasi dan tempat sumber informasi yang terpercaya,akurat dan faktual bagi masyarakat. Untuk memenuhi kebutuhan informasi yang bermanfaat untuk masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, kecerdasan, kemamkuran, keadilan dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) atau masyarakat Kabupaten Bogor berkualitas untuk mendukung keberhasilan pembanguan Kabupaten Bogor.

Alur Pembentukan KIM di Kabupaten Bogor

Pembentukan KIM dibentuk berdasarkan prinsip partisipatif, prinsip emansipasi (tidak ada paksaan dan intimidasi dalam membentuk KIM, dan Prinsip empati. Selanjutnya, masyarakat secara sepakat dan sukarela melakukan pengisian formilir. Pembentukan KIM juga harus didasari adanya penegak yang mengajak dan mendukung warga Kecamatan, desa/kelurahan untuk membentuk KIM yakni melalui Surat Keputusan (SK) Camat atau SK Kepala Desa dan SK Lurah.

Langkah dan Upaya yang dilakukan Pemkab Bogor (Diskominfo Kabupaten Bogor) dalam memperdayakan dan meningkatkan kualitas KIM di Kabupaten Bogor :

 Berbagai program dan kegiatan dilakukan dalam meningkatkan kualitas SDM KIM di Kabupaten Bogor serta menumbuh kembangkan KIM di Kabupaten Bogor, mulai dari bimbingak teknis dengan menghadirkan sejumlah narasumber yang berkompeten dari berbagai bidang dan profesi. Seperti bintek berkaitan dengan Penerapan Teknologi Tepat Guna Dalam Produksi Pertanian, Pemanfaatan Teknologi Informasi Untuk Meningkatkan Peran Masyarakat dalam Pembangunan, Penguatan Kelembagaan KIM Melalui Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia di Bidang Komunikasi dan Informasi, Penguatan Kelembagaan KIM Melalui Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia di Bidang Komunikasi dan Informasi dan lainnya.  Kegiatan ini dilakukan dengan jemput bola ke wilayah Kecamatan lokasi KIM, maupun kegiatan di Kantor Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Bogor.

Monitoring dan Evaluasi (Monev) juga terus dilakukan, untuk mengetahui sejauhmana aktivitas maupun program kegiatan KIM Se-Kabupaten Bogor berjalan dan berhasil sehingga implementasinya bisa dirasakan masyarakat Kabupaten Bogor. Monev yang dilakukan dengan menilai kesesuain proses dengan program apa yang direncanakan, kesesuaian dalam mencapai tujuan, kesesuaian dalam pemanfaatan Sumber Daya yang efektif dan efisien, kemampuan dalam menciptakan mekanisme kendali yang melekat dalam Organisasi.

Melalui Monev ini tentunya mampu meningkatkan peran, dan kinerja KIM Kabupaten Bogor dalam menyebarluaskan informasi kepada seluruh masyarakat serta mampu mendorong terwujudnya pembangunan Kabupaten Bogor yang lebih baik dan menjadi Kabupaten Bogor termaju di Indonesia.

Untuk memotivasi dan meningkatkan prestasi KIM, Diskominfo Kabupaten Bogor melakukan inovasi baru melalui kegiatan KIM Award terhadap KIM terbaik dan prestasi yang diserahkan langsung oleh Bupati Bogor Kepada para pemenang. KIM award berjalan sejak tahun 2015, dimana penghargaan ini diberikan kepada KIM yang inovatif kreatif dalam melakukan program kegiatannya, serta aktif dalam melakukan penyebarluasan informasi kepada masyarakat Kabupaten Bogor.

Berdasarkan penilaian yang dilakukan dewan juri, dimana dewan juri tidak dari Pegawai Diskominfo Kabupaten Bogor saja, juga melibatkan sejumlah pegawai dari Organisasi Perangakat Daerah (OPD) Pemkab Bogor. Sehingga penilaiannya objektif, dan penerima penghargaan benar-benar KIM yang memiliki prestasi dan kualitas terbaik. Agar peran KIM dapat dinikmati oleh masyarakat maka KIM juga harus mampu membuat inovasi dan bersinergi dengan lembaga lain (sumber informasi dan media informasi ).